logo
بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيْمِ

Surah Fussilat Ayat 34

home icon
34

وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَلَا السَّيِّئَةُ ۗاِدْفَعْ بِالَّتِيْ هِيَ اَحْسَنُ فَاِذَا الَّذِيْ بَيْنَكَ وَبَيْنَهٗ عَدَاوَةٌ كَاَنَّهٗ وَلِيٌّ حَمِيْمٌ

Indonesia Terjemahan Indonesia:

Dan tidaklah sama kebaikan dengan kejahatan. Tolaklah (kejahatan itu) dengan cara yang lebih baik, sehingga orang yang ada rasa permusuhan an-tara kamu dan dia akan seperti teman yang setia.

English English Translation:

And not equal are the good deed and the bad. Repel [evil] by that [deed] which is better; and thereupon the one whom between you and him is enmity [will become] as though he was a devoted friend.

Dengarkan Ayat Ini

Suara:

Abdurahman As-Sudais
Misyary Rashid Alafasy
Abu Bakr Al-Shatri
Sa'ad Al-Gamdhi
Maher Al-Mueaqly

Tafsir

Indonesia Indonesia
- Kemenag

Ayat ini menerangkan bahwa kebaikan yang diridai Allah dan diberi pahala itu tidak sama dengan keburukan yang dibenci-Nya dan orang yang melakukannya pasti diazab. Ayat ini dapat ditafsirkan dengan pernyataan bahwa tidak sama dakwah orang yang menyeru kepada Allah dan mengikuti Islam, dengan perbuatan mencela orang-orang yang melaksanakan dakwah itu. Sikap orang kafir yang mencela para dai diterangkan dalam firman Allah: ¦ Hati kami sudah tertutup dari apa yang engkau seru kami kepadanya¦ (Fushshilat/41: 5) Dan firman Allah: Dan orang-orang yang kafir berkata, "Janganlah kamu mendengarkan (bacaan) Al-Qur'an ini dan buatlah kegaduhan terhadapnya, agar kamu dapat mengalahkan (mereka)." (Fushshilat/41: 26) Dengan ayat ini, seakan-akan Allah menyatakan kepada Rasulullah saw bahwa jika ia mengerjakan kebaikan, maka akan memperoleh ganjaran kebaikan berupa penghargaan selama hidup di dunia dan pahala yang besar di akhirat nanti. Sedang orang-orang kafir yang mengerjakan kejahatan itu akan memperoleh penghinaan di dunia, dan di akhirat mereka akan memperoleh azab yang pedih. Rasulullah juga dilarang untuk membalas kejahatan mereka dengan kejahatan. Jika ia membalas kejahatan dengan kejahatan tentu mereka akan memperoleh kerugian yang berlipat ganda. Oleh karena itu, Rasulullah diperintahkan untuk membalas kejahatan mereka dengan kebaikan. Kemudian Allah menerangkan cara membalas kejahatan orang-orang kafir itu dengan kebaikan dengan memerintahkan kepada Rasulullah agar membalas kebodohan dan kejahatan orang-orang kafir dengan cara yang paling baik, membalas perbuatan buruk mereka dengan perbuatan baik, memaafkan kesalahan mereka, dan menghadapi kemarahan mereka dengan kesabaran. Jika Nabi berbuat demikian, lambat laun mereka akan menilai sendiri perbuatan mereka, dan menimbulkan malu kepada mereka karena tindakan-tindakan mereka itu. Allah menerangkan hasil yang akan diperoleh orang-orang yang beriman jika membalas perbuatan buruk orang-orang kafir dengan perbuatan

English English
- Al-Jalalayn

And they are not equal the good deed and the evil deed even with respect to their subdivisions because any number of such good deeds are always above any number of the latter. Repel the evil deed with that in other words with that trait which is better such as repelling anger with endurance ignorance with forbearance and the intention to inflict harm with pardon then behold he between whom and you there was enmity will be as though he were a dear friend in other words then your enemy will become like a close friend in terms of his affection for you if you act in such a way alladhī ‘he … whom’ is the subject; ka-annahu ‘as though’ is the predicate; idhā is an adverbial particle for expressing the comparative import.
Surah Fussilat Ayat 34 (وَلَا تَسْتَوِى الْحَسَنَةُ وَ...) | hadaf.id